Thursday, November 5, 2009

Aku cinta Bahasa Indonesia

Bangsku adalah sebuah bangsa yg besar.Ya… tentu saja, karma Indonesia memiliki 5 pulau besar & ribuan pulau2 kecil yg tersebar dari sabang sampai merauke.
AKu jadi ingat tentang sumpah pemuda, sumpah yg melambangkan semangat Bhineka Tunggal Ika. Salah satu bunyi poin-nya adalah berBahasa satu, bahasa Indonesia.
Yaaah… meskipun memiliki beragam etnik, bahasa, daerah & budaya, tapi tetep… rakyat menjunjung tinggi bahasa nasional, bahasa Indonesia.Dan walaupun masih satu rumpun melayu dg Malaysia, sebenarnya Indonesia memiliki bahasa dan aksen yg berbeda. Di Indonesia, the 1st language ya bahasa Indonesia. Sedang di Malaysia, English sudah jadi prioritas. Hummm…. Sebuah identitas Negara maju, begitu menurutku.
Dulu, aku minder karena kulihat rakyat, bangsaku masih banyak yg gagap English. Padahal zaman sudah menuntut perubahan. International free trade, globalisasi, dijadikan sbg topic untuk mengusung bahasa inggris masuk kedalam interaksi masyarakat. Akhirnya, muncul paradigma di masyarakat, orang yg gagap English di cap ketinggalan zaman, ngga modern. MEmang, English sudah resmi menjadi bahasa international. Dimana2, hampir diseluruh penjuru dunia, bahasa ratu Elizabeth ini yg paling sering digunakan orang utk berkomunikasi. Dan sekarang, selama berada di Malaysia, hal ini semakin menguatkan opiniQ ttg kemajuan sebuah Negara oleh bahasa tsb.
Di Negara multi ras ini, English sudah menjadi konsumsi sehari-hari,dimanapun,dan kapanpun. sedang di Indonesia, paling pol ya mungkin Cuma di pake’ di kelas, saat proses belajar mengajar. Memang sih, ada instansi tertentu yg berinisiatif utk mengunakan English in daily conversation, tapi ya tetep… masih dianggap asing.
Ah… Indonesia memang selangkah belum maju! Gitu pikirku.
But you know what… ternyata Allah membuka mataku.
Kenapa??? Kenapa harus minder kalo Negara kita ga’ membudayakan English dalam proses interaksi masyarakat kita??? kenapa English kurang disosialisasikan??? Kenapa masyarakat kita begitu susah utk diajari going international???
Dan baru sekarang ku bisa melihat dari sudut lain yg tersembunyi.
Ternyata, bukan Negara kita saja yg bersikap kekeuh begitu ( gitu ya kira2?!), bahkan ada juga beberapa Negara yg berada di garis yg sama dg kita, malah diantaranya termasuk sbg Negara maju.
Lihat di jepang! Mereka juga tidak tertarik utk mengadopsi English dalam berinteraksi. Justru, siapa yg bertamu kesana, mereka harus menghormati bahasa ibu mereka. Makanya, dikertas keterangan dalam setiap produknya selalu terlampir dalam tulisan kanji. Mereka begitu menjaga kebudayaan mereka.
Di Itali, kalo kita nyapa pake’ English malah ditinggal pergi! Haduuuh…
See… mereka ternyata juga tidak perduli dg bahasa Negara Britain itu! Bukan bodoh, Tapi sebenarnya mereka sedang menjaga identitas mereka, mempertahankan jati diri bangsa mereka.
Yup! Bener juga sih! Kalo semua bangsa menggunakan bahasa inggris, hingga bisa melunturkan bahasa sendiri, wah… bahaya juga!
So, kesimpulannya, boleh mempelajari English tanpa harus menghilangkan pride of our own language.
(Ini sebenarnya hanya intropeksi paradigmku…)

0 comments:

Post a Comment

 
;