Friday, November 30, 2012 0 comments

Tutup Botol Seamaster

Untuk yang sering mengkonsumsi drinking water Seamaster, pastinya kita masih menemukan sebuah pesan tertera disana. Let’s pray for japan.

Pasti berfikir, bukankah gempa di jepang sudah lama berlalu? Lalu mengapa pesan di tutup botol itu masih belum juga di hapus? Sama bingungnya!
"Oh, mungkin hanya mengajak untuk berdoa". Sangat mungkin.

Namun coba kita perhatikan lagi jawaban 'mungkin' lainnya. Sekali lagi mungkin, bahwa dana bantuan untuk jepang masih belum berhenti. Mungkin si perusahaan air minum tersebut sudah menetapkan, bantuan akan tetap diberikan hingga batas waktu tertentu, beberapa tahun kemudian. Wallahu a’alam. 


Bayangkan kalau itu memang benar terjadi. Luar biasa bukan?! Seamaster menjadi donator jangka panjang daerah jepang yang terkena gempa. Bayangkan, berapa banyak ringgit yang di dapat dari penjualan setiap kemasan? Satu hari? Satu minggu? Satu bulan? Satu tahun? Maka sekarang, tiap kali kita beli drinking water Seamaster, itu artinya kita turut menyumbang untuk pembangunan pasca gempa negara jepang. Kalau memang itu benar adanya, maka siapapun penggagas ide ini sungguh luar biasa sekali.

Jadi, bagaimana kalau kita adopsi strategi ini untuk membantu palestina? Yang selama ini banyak terjadi adalah boikot produk Israel. Lalu kenapa tidak kita balik? Jual produk dalam jangka waktu panjang untuk bantu palestina.
Ada tidak ya kira-kira produk yang bersedia??
0 comments

Kok bisa mimpi gitu ya??


Eh, kok bisa ya tadi malam aku tu mimpi ketemu teman akrabku waktu masih SD dulu. Padahal kita tuh sudah ngga pernah ketemu lagi, dari pas habis lulusan SD sampe sekarang. Lagian kok bisa ya aku mimpiin dia, padahal aku ngga pernah tuh mikirin dia belakangan ini.

Pernah mengalami hal yang sama, sodari???
Hummm, rasanya kita sudah sering mendengar ungkapan bahwa mimpi adalah bunga tidur. Jadi mendingan ngga usah di pikiran deh jeng.
But galz, ngga ada salahnya dong kalo kita pingin tahu sedikit tentang Sesuatu yang hampir tiap hari kita alami ini.
Thursday, November 29, 2012 0 comments

Diatas Gerbong KTM


Satu ketika, kami pergi mengunjungi sebuah keluarga di Segambut dalam rangka silaturrahmi. Alhamdulillah… ciuuyyy…rihlah nih! (*JJS gitu loh).
Naik KTM. Subhanallah… takjub. Gerbong untuk pria dan wanita ternyata dipisah. Dalam hati berkata, begini donk seharusnya. Indonesia kapan ya??? (lagi-lagi membandingkan).
Hmmm…daripada membandingkan lebih baik berdoa kan ya, smoga kita bisa mengawali perubahan yang baik seperti ini atau bisa menerapkannya di negri tercinta, kelak ketika sudah kembali kesana.
Dan kaki ini pun melangkah masuk dengan riang gembiranya. Dududu..duddu….
Tapi ketika masuk kedalam. Glekk… terpana seketika. Mesti banyak-banyak beristighfar deh. Gimana ngga, gadis-gadis cantik bertebaran pada lomba pamer aurat. Bener-bener menguji iman!
Duh, serba salah deh, coz semua tempat duduknya di buat berhadapan. Liat ke depan, samping kanan, kiri, bawah (lah??)… ya Rabby… diriku Cuma bisa ngelus-ngelus dada (ceritanya...)
0 comments

Muslimah Jutek?? duh, jangan donk!


Curhat seorang teman.
“Aku heran deh mbak sama seorang temanku. Akhwat gitu. Dia kalem, cantik, pintar, anggun, ih…pokoknya hampir perfect deh.
Kok aku bilang hampir??
Iya. Soalnya, jujur aja ya mbak, Sikapnya itu lho, bikin malesss. Super duper jutek.
Kalau sama lawan jenis sih aku santai aja. tapi masalahnya kadang kepada kaum hawa juga gitu. Jutek abesss!
Jarang senyum kalau pas ketemu. Sok sibuk lah pokoknya.
Eh…apa aku berlebihan ya?!
Habisnya gak sekali dua kali sih mbak. Sering. Dan beberapa teman perempuan lain juga bilang gitu.
Aku jadi mikir, “Kenapa sih dia kayak gitu? Apa karena jilbabku yang gak selebar dia ya? Atau karena otakku yang ngepas, gak secemerlang dia dalam hal akademik? Atau lagi karena gak seanggun dia? Hehe… maklum mbak, aku emang terkadang rada preman gitu. Tapi tetep manis kok (yeee!)” 
Pernah juga coba chit chat sama dia. Hasilnya, aku mesti buru-buru close the conversation deh sebelum tambah bete aja diri ini.
Cara dia bicara itu… ya ampyuun, ketus bin sinis.
Padahal kalau dengan yang lainnya gak gitu-gitu amat.
Mungkin emang dia-nya aja kali ya yang gak suka sama aku. Tapi akhirnya, aku jadi males temenan sama jilbaber.
Mending ke laut aja deh, ngobrol sama ikan. Hehe.”

            Sahabat muslimah, kira-kira siapa ya jilbaber yang di maksud tadi? Apakah dia sahabat kita? Tetangga kita? Teman satu kost kita? Atau jangan-jangan malah diri kita sendiri? Oo…
Astaghfirullah.
0 comments

Dragon Zakura. sugoi!

Dragon zakura.
Eitss… ni bukan drama tentang monster naga musuhnya ultra man lho. Tepatnya, Ini nama sebuah pohon sakura dibelakang suatu sekolah SMU di jepang.
Sudah khatam nonton Gokusen? At least yg season 1 deh.
Naaah, drama ini juga mengambil setting sekolah, zoom in pada kehidupan murid dan guru. Persamaan lainnya, dua-duanya adalah sekolah yg diceritakan sebagai sekolah nomor satu di jepang, dalam urusan jebloknya akademik!
Padahal sudah tingkat SMU, tapi ya ampyun… berasa di TK aja deh kalau liat kelasnya.
Kalau di Gokusen settingnya khusus sekolah anak laki-laki, tapi di Dragon zakura lebih heterogen. Es campur deh. Preman ada, anak band gak ketinggalan, cewek-cewek pesolek banyak, tukang nge-gossip apalagi. Parahnya, the head master malah doyan shopping. Wes tho, bikin ngurut dada deh pokoknya.
Plot cerita di gokusen, sekalipun settingnya sekolah, tapi yang di kupas lebih ke kehidupan pribadi murid-murid. How to deal with juvenile delinquent, This film might help you to gain some insight.
Nah, disinilah terletak perbedaan kontras antara 2 film ini. Dragon zakura, lebih menyoroti kehidupan murid dari segi akademik.
Tokyo University (Todai), adalah university number 1 in Japan. Dan murid-murid dari sekolah njomplang ini ditantang untuk bisa masuk kesana. Mungkinkah???
Well, nothing is impossible. Setidaknya, begitulah yg di percaya Sakuragi sensei.
Study smartly, itu strateginya. Dia bukan seorang lulusan todai, bahkan bukan seorang guru. dia hanya seorang pengacara miskin yg berkemauan keras. Tambahan pula, mantan racing gang member.
6 murid di karantina di kelas spesial demi pencapaian misi ini. hasilnya??
Saksikan sendiri deh!
Wednesday, November 28, 2012 0 comments

Smoking..I hate it!


Uhuk..uhukk..uhuk… duhh..nyesek banget yaq?! Separuh wajahku sudah ku bekap dengan telapak tangan.
Sebel!!! Gini nih ngga enaknya naek transportasi umum. Rada shock juga. Ehmm..lupa sih sebenarnya. Hehe…Maklum. Selama beberapa tahun ngga mudik, jadi lupa wajah keseharian negri sendiri. Soale selama berlabuh di negri jiran, kalo naek public transport emang semua serba tertib. Tempel aja stiker ‘no smoking’ di dalam bus atawa train, manut deh. Nah di sini… dah pake koar-koar dicampur omelan plus kutukan, masih aja yang ngerokok sok-sok budeg gitu. Heran deh. Padahal dari tadi udah pake batuk-batuk nyaring, terang-terangan nutupin hidung ‘n mulut dengan tisu, juga ribut menggeram grrr… tetep aja ngga mempan. Kenapa ngga kasih tau aja langsung suruh berhenti ngerokok?? Soale kalo dah ketemu asap rokok, mendadak dunia ini terasa sempit. Oksigen bagai terhisap ke dalam perut bumi. So, jangankan bicara, mau bernafas aja kudu konsentrasi penuh gitu. Fiuhhh…
Sungguh, rokok adalah satu diantara berbagai hal yang paling layak di benci. Rabby, kenapa sih mesti ada benda yang namanya rokok???
Tuesday, November 27, 2012 0 comments

what is it a good thesis??


Saat itu, di kelas sang professor sedang menjelaskan bagaimana membuat sebuah riset, tesis, dan tulisan ilmiah.
Beliau mengajukan pertanyaan; “How is it a good thesis?”
Maka mengalirlah berbagai jawaban.
“yang kandungannya bermanfaat”, ini...adalah sang idealis.
“yang memberi solusi (minimal) terhadap suatu masalah”, yang ini adalah jawaban seorang praktisi
“yang sesuai dengan interest, maunya sang supervisor”. Nah, kalau yang ini adalah jawaban dari seorang opportunist.
“yang memiliki lembar yang banyak (tebal)”. Ini jawaban milik yang doyan menulis.
Jadi…manakah yang benar??
Sang professor dengan santainya menjawab; “tesis yang bagus itu adalah yang selesai tepat pada waktunya. That’s it!”
Hhe?? As simple as that?? Regardless of the content??
Bagiku, jawaban ini aneh sekali.
0 comments

Kenapa sih ngaret???

kenapa??? tell me why?? (halah)

ga nyangka, ternyata budaya' ngaret' ala masyarakat indonesia, ga cuma di negri sendiri exist. sudah mendarah daging rupanya.

kenapa sih suka ngaret??? nyebelin bgt deh!
udah dikasih tau berkali-kali, mulai pake kromo inggil sampe' bahasa rimba (gaya macan ngamuk) masih aja keukeuh ga berubah. hfff...ga pe-ka-es amat sih! pliss..plis..plis...no man in an island. kita hidup ga sendirian. pertimbangkan juga dong perasaan orang yg terpaksa jadi korban 'ngaret' anda.

duh, sebenarnya kasian bgt deh mereka itu. punya penyakit akut tapi ga sadar gitu.
duhai para penganut ngaretianism, dimanapun kalian berada, tahukah anda, bahwa perbuatan 'ngaret' kalian itu sangat menyakiti kami.
bukankah mendzalimi diri sendiri saja sudah dilarang agama, apalagi mendzalimi orang lain???
so pliss...be on time ya!
Thursday, November 22, 2012 0 comments

HUjan


Hujan
‘Yaaah..kok hujan sih???’
Heran. Kenapa sih mesti mengeluh. Ah, dasar manusia.
Hummm… kenapa gak dinikmatin aja.
Kan Hujan itu rahmat dari Allah…
Hujan…
Nikmati saja kesegarannya…
Tengadahkan tanganmu… sambut dengan senyum hangat
Rasakan,
Ada damai dalam tetesnya…
Bingkisan kecil dari Sang Pencipta
Untuk Membasuh wajah duka
Rasakan dinginnya,
Dan kita akan Menyatu dengan semesta
Friday, November 16, 2012 0 comments

Psychology, is all about insane people???



Psychology.
Hummm, guys, what will come to your mind first when hear this word???
Gila. Gitu???
Jadi inget potongan dialog dengan kawan beberapa tahun lalu. Classmate Intro to psychology. Karena dia sering banget absent, aku tanya deh kenapa. Jawabannya…
“Males masuk kelas. Kelas itu tu cuma untuk orang gila!”.
Jderrr!!! Langit mendadak gelap! Dan perut tiba-tiba jadi keroncongan (halah).
Betapa shock-nya aku pas denger, coz waktu itu lagi demen-demennya belajar psychology. What on earth he thinks he could say that???
Dan begitulah nyatanya. Bagi kebanyakan orang, psychology itu ya pokoknya berhubungan dengan atau ngurusin orang gila. Titik!
Jadi… apa orang yang belajar psychology itu karena dia gila???
Lah..jadi mikir macem-macem.
2 comments

Menyulam Lesson


Beberapa waktu yang lalu dapet kursus kilat. Belajar merajut. Huhu…
Di pandang sekilas, ih… itu mah cetek!
5 menit… 10 menit… setengah jam berlalu. Ternyata…. susah sodari! Phewww…*sombong sih
Kata mbaknya, Intinya sih pengendalian diri. Sabar, tekun dan pembiasaan.
Hehe..nyengir deh.
Memang. Merajut itu harus pandai memainkan jari jemari. Menarik benang tidak boleh terlalu kencang, tapi jangan sampai longgar juga karena akan membuat rajutan bisa lepas. Telaten, mesti lincah tarik ulur benang. Bener-bener melatih kesabaran deh pokoknya.
Anyway, menyulam sebenarnya juga bisa dijadikan sbg salah satu cara character building lho menurutku. Bayangkan, untuk membuat satu tas Hp yang kecil saja contohnya, mesti sabar, telaten dan hati-hati.
Dan kalau diamati lagi, karakter yang diperlukan dalam ketrampilan ini ternyata memang identik dengan karakter perempuan. Jadi, sebenarnya bukan diskriminasi gender kalo selama ini lazimnya kita tahu yang merajut itu perempuan, bukan laki-laki.
0 comments

Negeri 5 Menara; Nostalgia Ma'had


Jujur kukatakan, novel yang ditulis oleh A. Fuadi ini, membuatku jadi bernostalgia dengan kenangan lama kehidupan di pondok beberapa tahun silam.
Buku ini menceritakan tentang lika-liku kehidupan santri di sebuah pondok modern yang terletak di sebuah desa kecil, di jawa timur.
Bagi santri pondok modern, siapa sih yang ga kenal dengan profil pondok Gontor??? maka saranku, kalau ingin mengetahui bagaimana sistem pendidikan di Pondok pesantren yang pendirinya dikenal dengan sebutan Trimurti ini, insyaAllah sedikit banyak novel ini bisa memberikan gambaran
Bab-bab dalam novel ini seperti menyingkap kembali memori lama ketika menuntut ilmu di penjara suci, begitu kami biasa menyebutnya. Kukira para alumni Pondok Modern juga akan beranggapan sama. Maa haaza, seingatku, adalah kalimat pertama bahasa arab yang kupelajari disana. Dan tokoh yang berperan besar menanamkan pelajaran ini dalam memoriku adalah ustadz Umar, seorang ustadz yang bersahaja. Beliaulah wali kelas pertama kami yang begitu sabar membimbing kami yang suka bikin ulah.
Tuesday, November 13, 2012 0 comments

Pengamen

Pengamen adalah penyanyi jalanan dengan alat musik seadanya­_ bahkan kadang seperti bukan alat musik_ untuk menghibur para pengguna jalan dengan berbagai lagu dan musik yang dibawakan. Begitulah versiku!
Mereka kadang tidak hanya memfokuskan operasi mereka di atas bus, tapi juga kewarung dan kerumah-rumah.
Seperti yang lazimnya kita ketahui, tujuan utama mereka so pasti untuk nyari duit. 
Gak masalah sih sebenarnya!
Tapi sayangnya, justru kerap kali kedatangan mereka jadi lebih terasa mengganggu.
Yaah... begitulah yang sering kurasakan! Apa aku jahat???  Apakah aku termasuk orang yang kurang ataw bahkan tidak menghargai orang lain?!
Eitt.... Tapi... bukan berarti aku ga’ suka dengan “pekerjaan” yang mereka lakukan,lho!
Of course... itu lebih baik dari pada mereka nyopet... jambret... atau mencuri,bahkan mengemis.
Sekali lagi... bukan aku tidak suka! Dan buka berarti aku pelit,lho! (membela diri,neh! )
Monday, November 12, 2012 0 comments

INTRISA, rumah cinta...


Apa itu INTRISA??
Itu nama rumah kami
Ada senandung dari dalamnya
Yang selalu ceria dengan aneka tingkah laku penghuninya
Yang kalem
Yang tegas
Yang heboh
Yang kocak
Yang bijak
Semua berbeda, Namun berpadu dalam harmoni

Dimanakah rumah itu??
Tidak dimana-mana
Karena ia tidak terlihat secara kasat mata
Hanya bisa dirasa
Dibangun di atas pondasi ukhuwah
Dipelihara dengan kebersamaan
 
Rumah bagi hati kami
Rumah yang membuat kami rindu untuk berkumpul disana
Bersama mengukir kisah, bersama berbenah
Bersama menyongsong aral selanjutnya

Intrisa...Rumah cinta
Thursday, November 8, 2012 0 comments

Happy Maal Hijrah

Happy Maal Hijrah! (idih, bahasanya gado-gado banget ya?!)
Kok happy???
Yups…harus happy. Atau lebih tepatnya bersyukur karena ternyata Allah masih mengizinkan kita_ setidaknya sampai detik ini_ untuk merasakan anugerah-Nya yang sangat berharga, yaitu kehidupan.
So, sebagai rasa syukur tentunya kita harus berusaha untuk menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya donk.
Trus, apa dong yang harus diperbarui???
Hummm, Yang pasti bukan baju atau sepatu baru, kan lebaran udah lewat. 
Tuesday, November 6, 2012 0 comments

Gadhul Bashar, karena kita bukan nabi Sulaiman

kenapa ya kita diperintahkan untuk gadhul bashar??

Jawaban paling sering didapat biasanya ya supaya terjaga dari maksiat. Masih inget kan pepatah lama yang berbunyi, ‘Dari mana datangnya suka? Dari mata turun ke hati’.
Karena dengan melihat, bisa menimbulkan kecenderungan perasaan dalam hati manusia. Dan tidak menutup kemungkinan nantinya akan menyebabkan penyakit. Entah itu penyakit mata (mata kena debu karena jelalatan), pikiran (mikir yang macem-macem) bahkan penyakit hati (bisa terkena Virus merah jambu, virus amarah, virus dengki atau virus shopaholic. hihi).

Tapi sobat, tau gak sih alasan lain dari perintah diatas tadi? Hayooo… apa coba?!
0 comments

Muslimah, jagalah etika. Karena kau begitu berharga

Sahabat, sadar tidak bahwa menjadi muslimah itu sebenarnya teramat sangat spesial?! Seperti kata iklan, ‘karena kau begitu berharga’. Lihat saja, diantara semua perempuan, hanya muslimah saja yang diminta langsung oleh Allah untuk mengenakan mahkota Jilbab (masih ingatkan ayatnya?!). 
Dan faktanya pula, hampir seluruh penduduk alam raya meyakini bahwa perempuan adalah tonggak peradaban dunia.
Ngga percaya?!
Coba deh tanya Umar bin Abdul Azis, Julius Cesar, atau Thomas Jefferson, mereka lahir dari rahim seorang perempuan atau seorang laki-laki? Perempuan kan?!
Nah, karena itulah sebagai perempuan, muslimah khususnya, diri kita pun harus beradab. Bagaikan seorang putri, segalanya telah diatur dengan seksama oleh sang Raja Penguasa semesta. Salah satunya adalah adab dalam berinteraksi dengan kaum adam. Ngga sembarangan lho ternyata. Ada aturan main yang harus ditaati.
0 comments

Kisah Burung & Gerhana*

Konon, burung-burung tahu ketika terjadi gerhana matahari. Mereka akan kembali ke sarangnya untuk berlindung. Insting mereka mengatakan bahwa sesuatu sedang terjadi. Karena Gelap yang menyelimuti adalah gelap yang tidak biasa, bukan gelap menjelang turunnya malam. Sebab waktu terbenam matahari masih jauh.
Secercah sinar yang tersemburat dari gerhana matahari, menyisakan harapan bagi mereka, bahwa hari akan kembali terang. Karena itu mereka terus menunggu, dan enggan terlelap.
Begitulah perumpamaan bagi para muslim yang hidup hatinya. Mereka yakin bahwa Islam akan bangkit kembali. Maka mereka menunggu.
Monday, November 5, 2012 0 comments

Daun Jambu & kematian


Aku sedang asyik mengurusi tanaman-tanamanku di halaman rumah kami sore itu ditemani bungsuku ketika dia bertanya ini, “bunda, mati itu apa?”.
Dahiku berkernyit menatap gadis kecilku yang baru berumur 5 tahun. Dimataku saat ini, dan kupikir kapanpun juga aku menatapnya, ia selalu cantik, dan cerdas. Ia baru saja masuk sekolah beberapa bulan yang lalu. Dan tadi siang, ketika aku menjemputnya pulang sekolah, dia memberitahuku bahwa seorang teman sekelasnya tidak masuk hari ini karena, kata ibu guru, ayahnya baru saja meninggal tadi malam.
Aku diam. Bukan. Bukan karena tidak bisa menjawab, tapi sedang memikirkan jawaban yang pas agar dia bisa memahami dengan mudah. Tidak mungkin kanaku bilang, mati itu artinya ruh telah di cabut dari badan kita. Ujung-ujungnya nanti malah ribet, menjalar kemana-mana. Nyawa itu apa bunda? Dimana letaknya dalam badan kita? Kenapa harus di cabut? Dan aku yakin dengan semua itu akan semakin membingungkan dia memahami pertanyaannya yang awalnya begitu simpel.
 
;