Pengamen adalah penyanyi jalanan dengan alat musik seadanya_ bahkan kadang seperti bukan alat musik_ untuk menghibur para pengguna jalan dengan berbagai lagu dan musik yang dibawakan. Begitulah versiku!
Mereka kadang tidak hanya memfokuskan operasi mereka di atas bus, tapi juga kewarung dan kerumah-rumah.
Seperti yang lazimnya kita ketahui, tujuan utama mereka so pasti untuk nyari duit.
Gak masalah sih sebenarnya!
Tapi sayangnya, justru kerap kali kedatangan mereka jadi lebih terasa mengganggu.
Yaah... begitulah yang sering kurasakan! Apa aku jahat??? Apakah aku termasuk orang yang kurang ataw bahkan tidak menghargai orang lain?!
Eitt.... Tapi... bukan berarti aku ga’ suka dengan “pekerjaan” yang mereka lakukan,lho!
Of course... itu lebih baik dari pada mereka nyopet... jambret... atau mencuri,bahkan mengemis.
Sekali lagi... bukan aku tidak suka! Dan buka berarti aku pelit,lho! (membela diri,neh! )
Hanya, Kadang aku melihat mereka seringkali memaksa dan tidak mau tau!
Mereka akan berdiri & berteriak-teriak menarik perhatian lalu mulai bernyanyi tanpa peduli apakah ada yang mendengarkan ataw tidak dengan tetap memasang wajah manis.
Trus, kalo sudah selesai, tanpa ragu menyodorkan “topi atau kaleng” untuk imbalan dari apa yang telah mereka lakukan. Pada siapapun!
Yang ditodong topi, mau ga’ mau ngasih. Ikhlas ataw ngga’, Dengerin konser mendadak mereka atw ngga’.
Nah, lho.... bukankah ini termasuk sedikit memaksa?? Karena aku yakin, entah seberapa banyak orang yang ada disitu merasa terganggu,agak risih. Kenapa sih mereka harus ada disini??
Jadi... terkadang orang yang merasa kenyamanannya terganggu ini, akan merogoh saku cepat-cepat,dengan harapan mereka segera pergi! kadang aku juga begitu,sih!
Wuih... kaya’ diusir,kan?! Meskipun para penyanyi jalanan itu tidak peduli.
Dan Akhirnya... pengamen malah identik dengan Pengganggu.
Keberadaan mereka jadi memiliki konotasi negatif!
tapi... keitka kupikir-pikir lagi... Kalo kita ngasih-nya ga’ ikhlas, kasian juga kan para pengamen itu???
Apa halal jadinya, makanan yang mereka beli dengan uang tersebut??
Padahal,mereka lakukan itu hanya untuk menyambung hidup.
Mereka mungkin gak seberuntung kita yang bisa makan 3x sehari,ataw mandi dengan air bersih dan melimpah.
Yaah... mungkin inilah latihan buat kita agar lebih peduli pada yang dibawah.
Belajar ilmu ikhlas,seperti yang disuruh pak haji pada fandi dalam kiamat sudah dekat.
Bersyukurlah karna bukan kita yang berada diposisi mereka!



0 comments:
Post a Comment