Monday, December 3, 2012

manusia pertama dan manusia primitif, mana yg duluan muncul???


Aku duduk dibangku belakang sambil asyik memainkan jari-jari tangan kanan sementara tangan kiri menopang dagu. Poseku kaya’ nya mirip orang gi ngelamun. heheh…
Didepan, suara Penguasa kelas renyah menerangkan tentang bab Islamic legal maxim. Biasanya, aku selalu semangat kalo masuk kelas beliau. Soalnya kalo nerangin, beliau pake bumbu kocak sih. (jeee... kirain)
Tapi kali ini, aku bener-bener ngga interest. Sibuk sendiri dengan pertanyaan yg tadi malam muncul tiba-tiba di kepalaku. Mengganggu tidurku, tapi untungnya ngga ngaruh ke nafsu makan. (glekk)
Sebenarnya bukan pertanyaan penting sih. Tapi ya itu. pertanyaan apapun itu, kalo aku belum nemuin jawabannya, yg memuaskan, maka bisa diramalkan, bahwa beberapa hari kedepan aku akan sok sibuk nyari jawabannya.
Dan pertanyaan konyol kali ini adalah; “Adam dan manusia primitif, mana yg duluan muncul ya???” (ni kayaknya akibat dulu suka absen pas pelajaran sejarah).
itu baru intronya. Lanjutannya; “ehmmm, kan manusia kononnya baru exist sekitar 2 juta tahun lalu, dan dinyatakan bahwa peradaban mereka masih primitif, masih berpakaian ala kadarnya, suka berpindah-pindah, bahkan belum kenal dengan yg namanya bahasa. (Kebayang ngga sih gimana cara mereka berkomunikasi satu sama lain. Hmmm…)

nah, yg ganjal (bagiku tentunya), kalo faktanya seperti itu, bukankah Nabi Adam, yg selalu dinobatkan sebagai manusia pertama, pernah diajarkan oleh Allah nama-nama benda, atau istilahnya udah cerdas (2:31-33)?! Dan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa keturunan Beliau, Habil adalah seorang peternak dan qabil adalah petani yg kemudian diharuskan mempersembahkan kurban pada Allah (Qishash al Anbiyā, Ibnu katsir). Ini sekaligus menandakan bahwa era nabi Adam sudah memasuki peradaban yg lebih maju.  
maka, apakah benar ada gape yang mengakibatkan perubahan drastis ini, karena manusia jadi ngga tahu apa-apa??
Malahan, aku jadi berfikir lagi; “apa bener Adam adalah manusia pertama???” (tolong jangan langsung dihujat sodara-sodara. Dimaklumkan saja, bahwa yg bertanya ini adalah orang yg sedang tersesat di tengah hutan (nah lho?!)).
Jadi inget, pernah nanya soal yg lain ke seorang senior; “Dinosaurus ama nabi Adam, mana duluan yg muncul ya???”,  lah malah dia balik nanya, “emang beneran Dinosaurus ada??? Kan ga da tuh disebutkan dalam Quran atau hadits?!” (Gubrakkk!!!).
Dalam hati aku komen, ini sama saja kaya’ nyari info tentang kerajaan mataram di Qur’an.
Memang sih kalo menurut dalil nakuli ga ada. Tapi dengan berbagai bukti alam, sejarah dan penemuan arkeologi selama ini, kan tidak terbantahkan eksistensinya (maksudnya pernah ada). Elly pernah menyebut-nyebut tentang kepunahan ke 5 dibumi. Waktu itu aku ngga ngeh. Tapi sekarang aku jadi berfikir lagi, apa bener telah terjadi 5 kali kepunahan dalam sejarah kehidupan dibumi ini??? Apa saja itu, dan bagaimana??? Apa ini ada kaitannya dengan pertanyaanku diatas tadi??? (wahh… kok jadi ribet yaku?!)
Heran, kenapa aku jadi sok sibuk mikirin yg kaya’ ginian ya?! kan ga related ma subjekku, psikologi???
Eh tar dulu. Kalo dipkir-pikir lagi, ada kok ternyata! Kan dua-duanya punya objek yg sama, manusia (jeee…). Lagipula, kaya’nya wajar aja kalo aku nanya gini. Bukankah sebagai manusia aku juga berhak mengetahui tenatang asal usulku. Jadi yah… lanjuuut!         
(bersyukur dapet legalisasi untuk lanjut belajar sejarah. Karena kalo ga gitu, di teror aja nih, disuruh fokus ke materi psikologi. Heheh…
Then the journey is started…(ceilee)
Benar ternyata telah terjadi 5 kali mass extinctions di bumi dalam masa 500 juta tahun terakhir; 1) pada 443 Ma (ujung Ordovisium),
(2) pada 374 Ma (ujung Devon),
(3) pada 251 Ma (ujung Perem),
(4) pada 201 Ma (ujung Trias),dan
 (5) pada 65 Ma (ujung Kapur).  
Begini, dikatakan bahwa fosil tertua adalah fosil-fosil makhluk bersel satu sekitar 3.5 tahun lalu. Fosil yg lebih muda muncul pada 2 milyar setelahnya, disebut eukariyot. Tumbuhan air bersel lebih banyak, muncul di fosil yg berusia lebih muda, sekitar 580 juta tahun yg lalu. Namanya Ediacaran Fauna. Jadi intinya, selama 2 miliar tahun diawal usia Bumi, penghuni planet ini hanyalah makhluk-makhluk mikroorganisme.
Barulah sekita 500 juta tahun lalu, terjadi Ledakan Cambrian, dimana secara tiba-tiba muncul binatang-binatang air dalam jumlah yg sangat besar. Diantaranya adalah jenis cacing dan trilobite, yg berenang-renang dan melejit diseluruh perairan di muka Bumi. Lonjakan quantity ini ternyata membuat banyak orang bingung dan heran. Jangankan para ilmuwan, aku aja juga heran dibuatnya (jeee….). Bedanya, mereka heran berbasis deeper knowledge, kalo aku heran berbasis kejahilan (gyahaha). (*jahil dalam bahasa arab).
Dan sekitar 10-20 juta tahun kemudian, mereka (makhluk-makhluk tadi) juga tiba-tiba musnah secara massal, kecuali beberapa saja.
Masa sesudah itu didominasi oleh binatang air yg berlevel lebih tinggi, yaitu binatang bertulang belakang, vertebrata. Diantaranya adalah beberapa jenis ikan purba.
Bersamaan dengan itu, didaratan pun mulai muncul pepohonan dan tanaman. Tapi lagi-lagi, mereka musnah massal setelah sempat menghuni Bumi hanya sekitar 60 juta tahun.
Setelah itu, siput air, binatang melata Arthropoda, amphibi dan reptilia gantian menduduki Bumi. Di udara, capung dan serangga juga ikut meramaikan kehidupan.
Dan ketika itulah Makhluk Legendaris kita, Dinosaurus akhirnya, untuk pertama kalinya, muncul di pentas dunia. Tapi semua itu lagi-lagi mengalami kepunahan massal, sekitar 250 juta tahun lalu. The 3rd Mass extinction.
Anehnya, kehidupan di Bumi malah jadi lebih ramai di fase berikutnya, di perairan, daratan dan di udara. Bahkan jagoan kita, Dinosaurus juga ada.
Inilah yg sering disebut dengan zaman Jurasik, bertahan selama 150 juta tahun. Sayangnya, lagi-lagi punah massal sekitar 65 juta tahun lalu.
Dan pada fase terakhir inilah, makhluk primata diperkirakan baru muncul, 60 juta tahun lalu. Kemudian, puluhan juta tahun setelah itu, sekitar 2 juta tahun, muncullah spesies kita ke panggung dunia. Yg konon fosilnya tersebar di berbagai benua, China, Eropa, Afrika, Asia dan timur tengah. Ini yg membingungkan para ilmuwan. Sama seperti kebingungan mereka terhadap Ledakan Cambrian tadi.
Inilah sejarah kehidupan Bumi yg selama ini di koar-koarkan. Maaf, kali ini sengaja tidak disinggung tentang bagaimana kepunahan itu bisa terjadi. Lain kali deh ya?! Heheh…
Dan hey… coba perhatikan! bukankah ini sejalan dengan apa yg tercantum dalam Al Qur’an?!
“…Dia hidupkan Bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di Bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan Bumi…” (2:164).   
Sebelum manusia resmi menjadi penghuni Bumi, Allah membuat penyempurnaannya secara gradual. Setelah big bang terjadi, Bumi masih panas, lalu berproses menjadi lebih dingin, menuju penyempurnaan bentuknya. Kemudian setelah itu, berbagai Hewan, tumbuhan, akhirnya dihadirkan terlebih dahulu untuk menyambut kedatangan spesies manusia. Subhanallah… segitu repotnya ya welcoming party dari Allah untuk Kita??? (bukan ge-er, tapi fakta nih!).
Okeh… hari ni cukup dulu sampe disini. Perjalanan dilanjutkan besok lagi. Fiuhhh…

0 comments:

Post a Comment

 
;