Aku duduk dibangku belakang
sambil asyik memainkan jari-jari tangan kanan sementara tangan kiri menopang
dagu. Poseku kaya’ nya mirip orang gi ngelamun. heheh…
Didepan, suara Penguasa kelas renyah menerangkan tentang bab Islamic legal maxim. Biasanya, aku selalu
semangat kalo masuk kelas beliau. Soalnya kalo nerangin, beliau pake bumbu
kocak sih. (jeee... kirain)
Tapi kali ini, aku bener-bener ngga
interest. Sibuk sendiri dengan pertanyaan yg tadi malam muncul tiba-tiba di
kepalaku. Mengganggu tidurku, tapi untungnya ngga ngaruh ke nafsu makan.
(glekk)
Sebenarnya bukan pertanyaan
penting sih. Tapi ya itu. pertanyaan apapun itu, kalo aku belum nemuin
jawabannya, yg memuaskan, maka bisa diramalkan, bahwa beberapa hari kedepan aku
akan sok sibuk nyari jawabannya.
Dan pertanyaan konyol kali ini
adalah; “Adam dan manusia primitif, mana yg duluan muncul ya???” (ni kayaknya
akibat dulu suka absen pas pelajaran sejarah).
itu baru intronya. Lanjutannya;
“ehmmm, kan manusia kononnya baru exist sekitar 2 juta tahun lalu, dan
dinyatakan bahwa peradaban mereka masih primitif, masih berpakaian ala
kadarnya, suka berpindah-pindah, bahkan belum kenal dengan yg namanya bahasa.
(Kebayang ngga sih gimana cara mereka berkomunikasi satu sama lain. Hmmm…)
nah, yg ganjal (bagiku tentunya),
kalo faktanya seperti itu, bukankah Nabi Adam, yg selalu dinobatkan sebagai
manusia pertama, pernah diajarkan oleh Allah nama-nama benda, atau istilahnya
udah cerdas (2:31-33)?! Dan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa keturunan
Beliau, Habil adalah seorang peternak dan qabil adalah petani yg kemudian
diharuskan mempersembahkan kurban pada Allah (Qishash al Anbiyā, Ibnu katsir).
Ini sekaligus menandakan bahwa era nabi Adam sudah memasuki peradaban yg lebih
maju.
maka, apakah benar ada gape yang
mengakibatkan perubahan drastis ini, karena manusia jadi ngga tahu apa-apa??
Malahan, aku jadi berfikir lagi;
“apa bener Adam adalah manusia pertama???” (tolong jangan langsung dihujat
sodara-sodara. Dimaklumkan saja, bahwa yg bertanya ini adalah orang yg sedang
tersesat di tengah hutan (nah lho?!)).
Jadi inget, pernah nanya soal yg
lain ke seorang senior; “Dinosaurus ama nabi Adam, mana duluan yg muncul
ya???”, lah malah dia balik nanya, “emang beneran Dinosaurus ada??? Kan ga
da tuh disebutkan dalam Quran atau hadits?!” (Gubrakkk!!!).
Dalam hati aku komen, ini sama
saja kaya’ nyari info tentang kerajaan mataram di Qur’an.
Memang sih kalo menurut dalil nakuli
ga ada. Tapi dengan berbagai bukti alam, sejarah dan penemuan arkeologi selama
ini, kan tidak terbantahkan eksistensinya (maksudnya pernah ada).
Elly pernah menyebut-nyebut tentang kepunahan ke 5 dibumi. Waktu itu aku ngga
ngeh. Tapi sekarang aku jadi berfikir lagi, apa bener telah terjadi 5 kali
kepunahan dalam sejarah kehidupan dibumi ini??? Apa saja itu, dan bagaimana???
Apa ini ada kaitannya dengan pertanyaanku diatas tadi??? (wahh… kok jadi ribet
yaku?!)
Heran, kenapa aku jadi sok sibuk
mikirin yg kaya’ ginian ya?! kan ga related ma subjekku, psikologi???
Eh tar dulu. Kalo dipkir-pikir
lagi, ada kok ternyata! Kan dua-duanya punya objek yg sama, manusia
(jeee…). Lagipula, kaya’nya wajar aja kalo aku nanya gini. Bukankah sebagai
manusia aku juga berhak mengetahui tenatang asal usulku. Jadi yah…
lanjuuut!
(bersyukur dapet legalisasi untuk
lanjut belajar sejarah. Karena kalo ga gitu, di teror aja nih, disuruh
fokus ke materi psikologi. Heheh…
Then the journey is
started…(ceilee)
Benar ternyata telah terjadi 5
kali mass extinctions di bumi dalam masa 500 juta tahun terakhir; 1) pada
443 Ma (ujung Ordovisium),
(2) pada 374 Ma (ujung Devon),
(3) pada 251 Ma (ujung Perem),
(4) pada 201 Ma (ujung Trias),dan
(5) pada 65 Ma (ujung Kapur).
Begini, dikatakan bahwa fosil
tertua adalah fosil-fosil makhluk bersel satu sekitar 3.5 tahun lalu. Fosil yg
lebih muda muncul pada 2 milyar setelahnya, disebut eukariyot. Tumbuhan air
bersel lebih banyak, muncul di fosil yg berusia lebih muda, sekitar 580 juta
tahun yg lalu. Namanya Ediacaran Fauna. Jadi intinya, selama 2 miliar tahun
diawal usia Bumi, penghuni planet ini hanyalah makhluk-makhluk mikroorganisme.
Barulah sekita 500 juta tahun
lalu, terjadi Ledakan Cambrian, dimana secara tiba-tiba muncul
binatang-binatang air dalam jumlah yg sangat besar. Diantaranya adalah jenis
cacing dan trilobite, yg berenang-renang dan melejit diseluruh perairan di muka
Bumi. Lonjakan quantity ini ternyata membuat banyak orang bingung dan heran.
Jangankan para ilmuwan, aku aja juga heran dibuatnya (jeee….). Bedanya, mereka
heran berbasis deeper knowledge, kalo aku heran berbasis kejahilan (gyahaha).
(*jahil dalam bahasa arab).
Dan sekitar 10-20 juta tahun
kemudian, mereka (makhluk-makhluk tadi) juga tiba-tiba musnah secara massal,
kecuali beberapa saja.
Masa sesudah itu didominasi oleh
binatang air yg berlevel lebih tinggi, yaitu binatang bertulang belakang,
vertebrata. Diantaranya adalah beberapa jenis ikan purba.
Bersamaan dengan itu, didaratan
pun mulai muncul pepohonan dan tanaman. Tapi lagi-lagi, mereka musnah massal
setelah sempat menghuni Bumi hanya sekitar 60 juta tahun.
Setelah itu, siput air, binatang
melata Arthropoda, amphibi dan reptilia gantian menduduki Bumi. Di udara,
capung dan serangga juga ikut meramaikan kehidupan.
Dan ketika itulah Makhluk
Legendaris kita, Dinosaurus akhirnya, untuk pertama kalinya, muncul di pentas
dunia. Tapi semua itu lagi-lagi mengalami kepunahan massal, sekitar 250 juta
tahun lalu. The 3rd Mass extinction.
Anehnya, kehidupan di Bumi malah
jadi lebih ramai di fase berikutnya, di perairan, daratan dan di udara. Bahkan
jagoan kita, Dinosaurus juga ada.
Inilah yg sering disebut dengan
zaman Jurasik, bertahan selama 150 juta tahun. Sayangnya, lagi-lagi punah
massal sekitar 65 juta tahun lalu.
Dan pada fase terakhir inilah,
makhluk primata diperkirakan baru muncul, 60 juta tahun lalu. Kemudian, puluhan
juta tahun setelah itu, sekitar 2 juta tahun, muncullah spesies kita ke
panggung dunia. Yg konon fosilnya tersebar di berbagai benua, China,
Eropa, Afrika, Asia dan timur tengah. Ini yg membingungkan para
ilmuwan. Sama seperti kebingungan mereka terhadap Ledakan Cambrian tadi.
Inilah sejarah kehidupan Bumi yg
selama ini di koar-koarkan. Maaf, kali ini sengaja tidak disinggung tentang
bagaimana kepunahan itu bisa terjadi. Lain kali deh ya?! Heheh…
Dan hey… coba perhatikan!
bukankah ini sejalan dengan apa yg tercantum dalam Al Qur’an?!
“…Dia hidupkan Bumi sesudah mati
(kering)-nya dan Dia sebarkan di Bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran
angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan Bumi…” (2:164).
Sebelum manusia resmi menjadi
penghuni Bumi, Allah membuat penyempurnaannya secara gradual. Setelah big bang
terjadi, Bumi masih panas, lalu berproses menjadi lebih dingin, menuju
penyempurnaan bentuknya. Kemudian setelah itu, berbagai Hewan, tumbuhan, akhirnya
dihadirkan terlebih dahulu untuk menyambut kedatangan spesies manusia. Subhanallah…
segitu repotnya ya welcoming party dari Allah untuk Kita??? (bukan ge-er, tapi
fakta nih!).
Okeh… hari ni cukup dulu sampe
disini. Perjalanan dilanjutkan besok lagi. Fiuhhh…



0 comments:
Post a Comment