.
Pakistan.
Ketika nama Negara ini disebut, rasanya yang terlintas dalam benak kita seketika adalah sebuah Negara muslim. Tidak salah memang karena mayoritas penduduknya memeluk agama islam. Meskipun demikian, ternyata tidak sedikit ditemukan adat dan tradisi setempat yang justru tidak mencerminkan gambaran tersebut. Perempuan, sebagaimana yang kita ketahui, kedudukannya adalah begitu diistimewakan dalam Islam. Namun, sungguh miris. Di Negara yang justru mayoritas penduduknya adalah muslim, perempuan malah menderita. Mereka hidup dalam cengkeraman ketakutan. Ini tidak berlebihan. Penyebabnya tidak lain adalah adat tradisi mereka sendiri, yang telah berakar di masyarakat secara turun temurun. Mereka menjadi korban tradisi.
Watta Satta adalah salah satu contohnya. Tradisi ini diamalkan oleh para keluarga di daerah Punjab dan Sindh, dimana seorang gadis dinikahkan kepada saudara kakak iparnya. Pendek kata, ini adalah nikah tukar saudara. Hal ini sebenarnya mempunyai tujuan tersembunyi. Lebih tepatnya ancaman. “jangan pernah engkau berani menyakiti putriku (saudariku) atau hal yang sama akan terjadi juga pada saudarimu di tanganku.”
Shaheen, seorang perempuan Pakistan , adalah salah satu korban dari tradisi ini. Pada Desember 1998, ketika rumah tangganya dengan Anwar sedang bermasalah, suaminya itu ingin mengembalikannya lagi kepada orang tuanya. Namun sayangnya, adik laki-laki Shaheen yang juga menikah dengan adik perempuan Anwar, tidak mau melakukan hal yang sama terhadap istrinya. Alhasil, Anwar memilih untuk membunuh istrinya sendiri demi menutupi rasa malunya.
Karo Kari, sebuah tradisi yang lain, juga banyak di praktikkan oleh masyarakat Balochistan dan Sindh. Sekiranya seorang wanita / istri dicurigai memiliki affair dengan laki-laki lain, maka otomatis hukuman mati akan jatuh padanya, sekalipun berita itu belum diketahui kebenarannya, baru sekedar berita burung. Yang membunuh, tidak lain dan tidak bukan adalah suaminya sendiri atau bahkan ayah dan saudara laki-lakinya. Hal ini dikarenakan si perempuan telah memberi aib pada keluarga. Biasanya, sang pelaku pembunuhan terbebas dari segala jerat hukum karena perbuatan mereka dinilai sebagai usaha untuk mengembalikan kehormatan keluarga. Ghazala, seorang wanita Pakistan dilaporkan oleh Koran setempat telah menjadi korban dari tradisi ini. pada tanggal 6 januari 1999, dia dibakar oleh abangnya sendiri karena diduga memiliki affair dengan tetangga sebelah rumah. Mayatnya yang hangus dibiarkan tergeletak di jalan raya di depan rumahnya.
Bukan itu saja. Para suami juga tidak akan segan membunuh istrinya walaupun dia hanya bermimpi bahwa sang istri punya affair. Mereka dibunuh dengan cara di tembak dan dibakar. Di beberapa kasus, hukuman eksekusi malah dilaksanakan oleh jirgas, wakil dari dewan suku setempat.
Korban dari pengamalan tradisi ini bukan hanya terbatas pada para gadis, tapi juga hingga wanita lansia. Berdasarkan laporan sebuah komisi HAM swasta di Punjab pada tahun 1998, sekitar 286 perempuan menjadi korban atas alasan ini. Dan ternyata tradisi ini tidak hanya terjadi di Pakistan saja. Di Nottingham, pada bulan mei 1999, Rukhsana Naz, seorang perempuan Pakistan yang tengah hamil, dibunuh oleh ibunya sendiri karena di tuduh memiliki hubungan gelap dengan pria lain.
Sementara Khoon Bakha adalah sebuah tradisi dimana anak perempuan atau saudara perempuan diberikan kepada pihak lain sebagai upeti untuk menyelesaikan konflik antara mereka.
Di Pakistan juga, perempuan-lah yang harus membayar mahar kawin, bukan laki-laki. Karena itu, untuk menghindari mahar yang tinggi, para orang tua yang memiliki anak perempuan biasanya lebih memilih untuk menikahkan putrinya di usia dini. Mengenai mahar kawin tadi, ini lebih sering merugikan pihak perempuan. Biasanya, ada juga pihak laki-laki yang bersedia menerima mahar dengan dicicil. Sekiranya setelah menikah sang istri belum juga mampu melunasi utangnya, maka sang suami diizinkan untuk mencari istri lain yang bisa memberikan mahar lebih mahal. Berani minta cerai, maka artinya bersiap untuk mati. Karena meminta talak adalah sebuah aib besar di keluarga. Sang suami lebih rela membunuh istrinya ketimbang meluluskan permintaan talak sang istri. Di Pakistan, meminta talak adalah sebuah hal yang tabu. Sekalipun alasannya valid seperti suami yang sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga, tetap saja, perempuan yang akan dinilai negatif oleh masyarakat karena dianggap tidak taat pada suami. Kasus Samia Sarwar (6 april 1999) adalah salah satunya. Dia ditembak oleh supir ibunya atas perintah sang bunda.
Perempuan Pakistan juga tidak dibenarkan memilih calon suaminya sendiri karena yang berhak atas ini hanyalah sang ayah atau saudara lelakinya. Sekali lagi, berani melanggar aturan ini maka hukuman eksekusi akan dijatuhkan. Tidak sedikit perempuan Pakistan yang menjadi korban. Kerap kali, perempuan yang berani memilih sendiri pasangannya dan menikah, mereka diculik dan kebanyakan tidak pernah kembali lagi setelah itu.
Di Negara ini pula kasus gang rape banyak terjadi. Malangnya, lagi-lagi justru perempuan-lah yang harus menerima hukuman. Ketika mereka berani melaporkan aib tersebut ke kantor polisi, maka kelaurganya juga tidak akan tinggal diam. Maut mengancam. Berani melapor artinya dia sudah mencoreng kehormatan keluarga. Maka hukumannya harus dibayar dengan nyawa. Arbab Khatoon, seorang korban pelecehan seksual oleh tiga orang laki-laki, ditemukan meninggal 7 jam kemudian setelah dia pergi dari kantor polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.
Di Pakistan juga ada tradisi menikah dengan al Qur’an. Ganjil memang, tapi inilah yang terjadi. Seorang gadis tidak menikah demi menjaga harta keluarga. Di depan al Qur’an, setelah mandi dan berwudhu, dia di paksa untuk bersumpah tidak menikah seumur hidupnya. Alasan dibalik ini ternyata berangkat dari pikiran tidak masuk akal dari sang anggota keluarga yang takut bahwa kekayaan mereka akan berpindah ke tangan si suami setelah sang gadis menikah.
Menjadi janda juga bukan sesuatu yang bisa diterima oleh masyarakat. Lagi-lagi, mereka dipandang negatif. Dan menikahi mereka juga bukan merupakan pilihan yang bijak sekalipun perempuan itu adalah seorang yang cantik, kaya, pandai dan terpandang. Kebanyakan, para janda ini harus hidup sendiri hingga akhir hayatnya.
Inilah beberapa tradisi di Pakistan yang justru menguliti hak dan kedudukan perempuan. Kekerasan yang mereka dapati di tambah lemahnya hukum yang melindungi mereka, akhirnya mencetak angka yang tinggi dalam kasus bunuh diri di Negara tersebut.
Apa yang sebenarnya terjadi disana???
Prof. Malik Badri, seorang psikolog Muslim terkenal dunia di abad 21 ini, yang juga berasal dari Pakistan menyatakan bahwa Islam has nothing to do with all these stupid things. Semua adat dan tradisi itu sebenarnya sudah exist lama sebelum Islam hadir disana. Dan fakta yang ada, mereka justru mencoba mengadopsi hukum islam sebagai back up agar bisa me-legal-kan tradisi tersebut.
Jadi apa solusisnya???
Beliau menjawab, the answer is education. Hanya dengan Pendidikan saja kebodohan akan bisa dihapuskan. Ilmu itu adalah obat dari segala kebodohan.
References
-Pakistan , honour killing of girls and women, Amnesty International September 1999
-Niaz, Unaiza (2004). Women’s Mental Health In Pakistan, Mental Health Policy Paper
- Human Rights Commission of Pakistan ’s 1999 Report, www.hrcp.cjb.net.
- online woman in politics.org (journal)
- http://www.rsm.ac.uk/media/pr174.php


77 comments:
Aduuh, kasihan ya :-(
Kalau aku sendiri sedang jatuh cinta sama laki-laki pakistan.
aku di indonesia, dia lagi studi di finlandia
Kami kenal lewat facebook, sudah 6 bulan ini.
Kami sudah sering video call dan telpon via cellular. Kami sudah sering sekali berbagi ttg banyak hal..
Sudah dekat lah..
Menurut kakak gimana ya??
butuh masukan niih, please dijawab ya.. terima kasih ^_^
wahh,,, ada tamu rupanya :)
hummm... menurutku sih, spertinya gak smua laki-laki pakistan sperti itu. terutama yg sudah modern dan educated. meski begitu,rasanya gak salah juga kalo kita tetap hati2,mbak...
mgkn beleh juga,sambil ngobrol ringan,mbak tanya dia ttg tradisi ini di pakistan.
intinya sih..tetap hati-hati aja mbak :)begitu sih menurut saya.hehe...
waduh sadis sekali hukumanya....aku yang sedang jatuh cinta pada laki laki pakistan
Where i can find the english version?
Posting yg menarik..dan yg diungkapkan semua dlm tulisan tsb benar adanya..jangan terjebak dgn kalimat islamic country karna banyak yg tidak sesuai dgn Islam yg sebenarnya..jangan lupa masa lalu negara ini adalah bagian dr India jadi ga heran masih banyak adopsi kultur yg dilanjutkan sampai sekarang,mirisnya suka dimodifikasi sendiri kalau dianggap berat ditinggalkan,termasuk hal yg sifatnya wajib dlm ajaran agama..kembali lagi pada masing-masing individu,dimanapun yg berkarakter kurang baik ada...tapi buat yg jatuh cinta hanya lewat net dgn pria pakistan harap hati2 ya...culture,habits,lifestyle totally contrast with indonesian...ga ada maksud menjelekan kaum tertentu karna suami saya pun Pakistani :) btw, salam kenal buat sang empunya blog...keep up the good work ;)
Setahun yg lalu sy sempat menjalani LDR dengan seorang pria pakistan,dan kami melalui proses pengenalan selama 1 tahun lamanya...saya kenal dgn dia melalui sosial media,kami sudah sangat dekat dan berencana untuk menikah,tapi ternyata dia sudah dijodohkan dengan sepupunya sendiri yang tidak lain adalah anak dari adik ibunya yg paling muda...dan usut punya usut ternyata suku punjab hanya menikah dengan orang yg msh ada hub kekerabatan dengan mereka,mengenai mahar itu dari pihak wanita..dan itu juga orang tua yg menentukan..mereka tdk berhak sama sekali..bulan agustus kemaren dia menikah..namun dia tetap menginginkan saya keep stay di sisinya sebagai teman,,dan yah kami berteman meski dgn status yg berbeda...
aku kenal dengan pria pakistan.. baca artikel nya jadi mikir dua kali tuk menuju ke arah yang lebih serius.. kita memang rencana tuk nikah.. dia memang cerita tradisi disana dan sama persis seperti yang mbak sebutkan. jadi galau deh..
aku juga pernah dkt sm pria pakistan knl d fb trs brlnjut tlpn2an dan brlnjut di skype..
udh lmyan lma knl ama dy dan kmi brncna ingn menikah tp akhir nya hbngan itu kandas.
& skrg lost contac dgn dy :D
tp sring ke ingt trs sm dy :D
wow, semakin banyak referensi. Sudah lama aku tertarik dengan budaya Pakistan yang notabene negara Muslim dengan tradisi Jahiliyah seperti negara Arab sebelum turunnya Al-Quran aneh memang tapi itulah faktanya. Pernah juga baca blog seorang teman yang menikah dengan orang Pakistan membenarkan hal tersebut terutama jika keluarga tersebut berasal dari latar pendidikan yang rendah, kultur & budaya yang dipertahankan meskipun bertentangan dengan agama mereka. Mirissss
wahh..saya hanya menyodorkan fakta,mbak..sekedar sharing. terlepas dari itu semua,kembali ke pribadi kita masing2 aja.. :)
Wah...wah...tp pernah coba internetan nggak dgn laki2 pakistan, mereka rata cari2 wanita nakal, krn di negaranya terkukung yg akhirnya kawin sepupu juga. Sama cewek juga demikian coba aja liat cewek pakistan atau arab klo tdk tinggal di negaranya berani berani baik dlm pakaian maupun kelakuannya. Makanya mereka klo sdh tinggalnegara lain yg lebih merdeka ogah balik kali yaaa
aku juga sekarang sedang dekat dengan pria pakistan , hubungan kami sudah berjalan selama 4 thn tepatnya sejak tahun 2010
saya mengenal dia lewat sosmed.hubungan kami sudah serius bahkan orang tua kami pun sudah setuju ,tapi sayang nya karena untuk mendapat visa indonesia itu sangat susah (karena dia sudah mencoba tapi selalu di tolak) ...akhirnya orang tuanya menjodohkan dia dengan wanita lain
sebelumnya dia tidak berani bilang ke aku kalo dia dijodohin ,karena dia takut aku sakit hati ( dan itu memang benar ..sedih banget rasanya ) dan dia juga baru tahu kalo dia dijodohin dan habis musim panas tahun ini dia menikah ...:'(
nyesek banget nih kalo udah kayak gini ...:'(
Cerita nya kok sedih2 ya yg pada pernah punya hubungan sama orang Pakistan :'). Aku juga pernah LDR sama org Pakistan dia tinggal di Karachi tapi hubungan kita cuma 8 bulan. Dan kita skrg udah lost contact..
Nice story so inspiring mb ratih, memang harus lebih hati2 apalagi kenal nya lewat sosmed, tapi memang g semua pria Pakistan seperti itu teman ku ada yang menikah dengan keturunan paki tapi British citizen, banyak orang paki yg tinggal di paki khususnya lebih suka menikah di bawah tangan dengan wanita pilihannya karena Kebanyakan dari mreka sudah dijodohkan dan pihak kel sudah mematok mahar untuk si pria paki tapi banyak juga pria keturunan paki berpendidikan dan tinggal di negara lain sbg imigran sudah membuang jauh2 tradisi tersebut. So the mainly thing is kita harus berhati hati dalam memilih dan memilah pasangan yang akan kita nikai, banyak juga foreigner yang niat nya niat cuman buat scam.
So ladies be careful from now
Salam kenal
serem juga yah tradisinya. aku juga sedang menjalin hubungan dengan pria pakistani dan berencana untuk ke jenjang yang lebih serius, tapi setelah baca mengenai tradisi disana jadi sedikit khawatir dan mikir-mikir lagi. :(
Ya allah aku sangat takut tentang adat tradisi pakistan apalagi dengan watak laki2
mba salsabila, aku juga khawatir..
aku lagi berhubungan dgn lelaki pakistan, punjabi .
akan kah kami bisa sampai menikah ?:(
aku baru kenalan sih sama pria pakistan dy bekerja di dubai. kami belum terlalu dekat masih baaru bekenalan sebenarnya aku pengen lebih kenal lagi tapi kalo baca tentang adat kebiasaan orang pakistan mengenai mahar pernikahan sampai rasa cemburu yang berlebihan, sampai begitu dikekangnya seorang istri jadi ..... =( , walaupun aku belum tau dy lebih mendominasi budaya pakistan atau dubai tempat tinggalnya.
ada positif dan ada negative nya. kita harus pinter memilih dan memilah aja
Hai, mau sharing nih. Aku udah 6 bulan iniya hubungan sama cowok Pakistan, dia lagi kerja di Dubai. Yah, kita sih kenal cuma dari sosmed, tapi tetep berlanjut saying-sayangan gitu, haha.. Dia bilang dia sayang dan suka sama saya, tapi di pertengahan, kira2 bulan ketiga, dia cerita kalau at the end, kita ga akan pernah bisa menikah, karena ibunya lah yang akan mencarikan dia perempuan sebagai istrinya kelak. Dia bilang akan menikah dalam dua atau tiga tahun ke depan. Hancur dong hati ini. Niatnya kan kepengen serius sampai nikah, eh, taunya dia begitu. Ya sudah lah, detik itu juga saya minta udahan sama dia. Maksudnya biar ga usah lagi ada kontak2an gitu. Daripada terlanjur sayang, sakit deh hati ini ntar. Tapi, berkali-kali saya minta udahan, dia nya selalu menolak. Dia bilang, dia tetap ingin keep contact dengan saya, walaupun nanti dia ataupun saya menikah dengan orang lain. Dia bilang dia akan berusaha membuat saya dan istrinya akan menjadi "sister" kelak. Dan dia minta agar saya tetap menjalin hubungan dengan dia dan dia minta agar saya menyembunyikan hubungan saya dengan dia dari suami saya kelak. Crazy, eh? Saya sih sekarang udah cuek2 aja ya. Terserah mau hubungin saya apa nggak, udah ga peduli saya. Pesan saya, don't waste your time with such kind of relationship. Disayang2 ya hatinya, ladies, daripada nanti terluka, hehehehe. Walaupun saya percaya, ga semua laki-laki Pakistan seperti itu ;)
hi ladies,knp smua hampir sama kisah cinta dgn pria Pakistani? saya sekarang hanya menunggu kedatangannya untuk keseriusannya. dia berasal dari Peshawar dan bekerja di Saudi (Jeddah). kami kenal dari sosmed,dan menurut dia Pakistan is open country now. kembali ke pribadi masing2... good luck !!
Saya menikah dgn pakistani, mgkn beda daerah dan ras /suku juga beda tradisinya, suamiku Pathan Afridi berasal dari peshawar. Dari mulai ibu mertua dan bapak mertua love married jd bukan perjodohan, klo sodara perempuan suamiku mmg diberikan pilihan mulai dr foto dari keluarga jauh yang tertarik dgn dia, dan perkenalan jika setuju mereka menikah, sama spt suamiku dulunya ditawarin dgn wanita pakistan anak temen papanya tp krn dia gak mau ya gak jadi. Maharpun dalam kelg mereka disiapkn pihak laki2 berupa emas, dlm tradisinya gak ada pihak wanita yang dimintai mahar. Tapi tetap saja menurut saya untuk wanita WNI kurang terjamin untuk hidup dinegara pakistan, krn hukum disana tidak berpihak dengan wanita dan kita gak bisa jadi wanita mandiri disana pokoknya susah... Yang mau lebih tau and share ttg pakistan dan foreign relationship bisa gabung di group FB kami FRC (Foreign Relationship Commnity) krn pendirinya orang yang pernah menikah dan tinggal dipakistan.
Sy menikah dengan Pakistani dn Alhamdulilah terima kasih atas catatan ringan anda :) ...
zaman skrg beda dgn zaman kmi dulu sama sekali blank info ttg pakistani dri segi habit dn attitude juga kulture mreka ...
bersyukurlah kalian yg bs dapat info² seperti ini dibandingkn kmi yg nikah puluhan thun dn menderita lahir bathin di Pakistan kr demokrasi dn kebebasan kmk dikekang oleh kulture dan tradisi mereka ... saya juga salah satu korban KDRT oleh keluarga my ex hubby sendiri :(
Sy sudah bercerai dgn selembar surat thalak yg sy minta setlh sy tiba di Indonesia dgn berbagai reason utk bs pulank ke Indonesia kr meminta thalak itu sama saja kita melempar aib ke muka keluarga suami serasa mreka itu direndahkn oleh kaum wanita ....
berbekal surat thalak itu , sy mengurus perceraian di pengadilan agama termasuk meminta hak asuh anak² terutama anak perempuan saya ...
Dk mudah bagi saya menghilangkn rasa trauma itu kr Indonesia sgt berbeda dgn Pakistan tp sy bersyukur mash bs punya nyawa dibandingkn yg lain yg entah gimna nasib mreka ...
Hmpir 95% kasus KDRT di Pakistan itu tidak maju ke persidangan dn 30% diantarax menimpa semua wanita foreigner yg menikah dgn pakistani dn stay disana ...
Pemahaman pernikahan dn arti seorg istri sgt berbeda buat mreka meskipun mreka negara islam tp mreka menjalankn hukum jahiliyah dlm masyarakat mreka baik di kota maupun di pedesaan ....
mgkn dk semua Pakistani tp rata² seperti itu dn menikahlah saat kmu yakin dgn pilihan kmu baik burukx bukn kr gengsi pingin punya suami WNA atau kr cinta ...
Para wakil kita di Pakistan jg selalu menganjurkn hal yg sama buat para single yg punya niat dgn pakistani kr resiko setlh menikah itu lbh besar dripda seblum menikah :) ...
Ada satu kalimat teman yg msh stay disana "setiap WNI yg menikah dgn Pakistani punya permasalahan dlm RT mreka dn itu mutual problem tp ada yg open dn ada yg close kr afraid or respect ke keluarga tempat dia stay " ....
Semoga ini sdkt memberi pandangan lebih dri sisi saya :) ...
Allah Hafidz
Salam..sy jg prnh menjalin hubugan dg pak man. Cm 3 bln watak keras dan jahatx menjadi jadi.Ini terjadi selepas ia kembali dr karachi dg alasan bibinya wafat. Entah knp dia brubah 180 derajat tiap hr sy dibuli dg kata kata nya yg lekat dg pembunuhan karakter. Sy dimatax salah terus.bahkan kekerasan kalimatxmembabi buat bila ia meminta foto syur sy tdk sy kabulkan.walapun kami hanya contact tetap aja bkin kesehatan sy terganggu sy sering demam sakit kpala pkokx psikologis sy terganggu krn sakit hati dg perlakuanx. Sy ingin lepas tp sy blm mampu krn sangat mencintainya. Walau sy tau dia hanya mau happy fun dg sy.sy sial bertemu dg nya.ga dua kali sy menjalin hubungan dg pak man
Sedih ga mb..karena saya mengalami hal yg sama.bulan depan kekasih saya akan menikah dengan gadis pilihan orang tuanya yang masih sepupu..
omegog! that's terrible
Tolong link FRC jika boleh... saya harus banyak mengetahui ttg Pakistan sebelum terlambat..
Ini linkx ...
https://m.facebook.com/groups/313500102045881?refid=27 , silahkn jika ingin join ...
Pingin thu lbih dekat dunia pakman silahkn join di grup FRC tp siapkn mental to know the reality bukn malah bikin rush there ...
insyaAllah pengetahuan ini bermanfaat buat semua ...
https://m.facebook.com/groups/313500102045881?refid=27 , silahkan yg berminat ...
menarik sekali..ada hal baru yang saya dapatkan dari artikel ini...
tiga tahun..saya mengenal dekat orang pakistan bersuku pathan atau pushtoon,suku di pakistan utara ,perbatasan dengan afghanistan yang terkenal budaya dan agama disana cukup "strict"
setidaknya telah banyak saya mengenal bagaimana karakter dan watak pakistani tersebut...dan benar ,memang sebagian besar pakistani sudah dijodohkan dengan keluarga mereka yang rata-rata adalah "cousin" ,anak dari paman atau bibi mereka sendiri.
dari pengalaman saya ,dia adalah orang yang sangat suka bercanda,such a great joker..sangat keras pendirian,kalau menginginkan sesuatu ,dia akan melakukan apapun sampai dia bisa mendapatkan apa yang dia inginkan..mereka susah menerima masukan,mereka punya prinsip " don't teach me,I have my own way",, keras kepala,dan tidak suka diperintah..
short minded...tidak suka bertele-tele...atau to the point bgt orangnya...konsekuen dengan janji mereka...mempunyai ego yang cukup tinggi.
their dignity or their self respect is everything for them...
mereka tidak akan menjatuhkan harga diri mereka dengan memperlihatkan kepada orang lain kalau mereka dalam kondisi kekurangan..walaupun semisal mereka tidak bisa makan sekalipun,,pantang bagi mereka untuk minta2 atau memperlihatkannya pada orang lain.
sangat menjaga keluarga ,terutama wanita atau istri mereka.
hal yang tabu bagi seorang pathan atau pashtoon untuk memperlihatkan istri mereka ke khalayak..hanya keluarga yang bisa melihat 'perempuan" mereka.
solidaritas antar kawan sangat mereka jaga...banyak pakistani pathan yang merantau bekerja ke UAE atau Arab Saudi ,dan mereka sangat menjaga komunitas mereka disana,setiap hari jumat dimana hari libur mereka gunakan untuk saling mengunjungi dan berkumpul dengan kerabat dan teman-teman.
itulah sedikit pengalaman yang saya tahu dari sharing mereka selama ini...bahkan sampai sekarangpun masih terjalin komunikasi dengan pakistani tersebut.
dari aktivitas kesehariannya bahkan mulai bangun tidur,sampai kembali tidur lagi...we still keep in touch till now.
dan...memang banyak sekali pelajaran yang bisa saya peroleh dari kehidupan,dan karakteristik pathan pakistani tersebut.
Waduh. Jadi gimana gitu kalo mau nikah sama Pakistani. Apalagi dia dari Punjab, tapi katanya sih dia ga di jodohin sama ortunya. Tapi aku gatau aslinya itu bener atau engga. Tapi emang bener lho, rayuan Pakistani maut banget, bisa mabok kepayang. Sekarang aku paling benci kalo ada Pakistani yg bilang will you marry me -__-
silahkn isi angket ini , pengalaman relationship with Pakistani baik udh break up atau yg msh menjalani ... narasumber terjamin kerahasiaanya kok 😊
https://docs.google.com/forms/d/1NQwBGx3RH8LZJ270YuzdCuhBRAR4gPljXJwZxIWhwH4/viewform
Saya kenal dengan pakistani ( tepat nya pathan) sejak th 2010 (sejak dia school doctor di cina )dan saya baru putuskan dia sejak maret 2015 so its mean we have a rellation 4-5 years , saya bahkan pernah ke pakistan pada th 2013 dan bertemu semua anggota inti keluarga nya dan cow ini terbilang matre dan pintar berbohong , dia selalu bilang ke saya bahwa dia tidak pernah punya pacar sebelumnya apalagi dijodohkan tp sejak th 2014 saya investigasi dan saya menemukan dia berbohong dan bahkan saya telh berbicara dengan cozin tunangan nya itu , tapi anehnya ortunya tidak pernah menyinggung bahwa anak lelakinya itu telah dijodohkan dengan sepupu dari anak kakak laki2 ibunya , dia juga sudah 2 x berkujung ke indo pada th 2013 dan jan 2014 bahkan juli 2014 sampai sekarang masih di indo ( elective program study ) di indo karena saya membantunya memperoleh ijin visa yakni kitas , namun sejak saya investigasi ternyata dia mau nya menikah dengan cozin nya dan stay di indo dengan saya tapi saya tidak mau dimadu walaupun dia mau stay di indo , itu sama dengan cozin dia cow yg menikah dengan perempuan thailand dan stay di jepang sampi sukses memiliki rumah layak dan mobil di jepang , jadi saya putuskan untuk break up ketimbang makan hati nantinya , walopun kami sudah urus persiapan nikah di KUA di indo semua saya cancel ... itu story saya bagus buat berbagi pengalaman sista ... Allah paman ( ex saya itu bernama izhar khan dan domisili dia di mohallah kharam kheil , maneri payan village KPK swabi province ) near by islamabad and peshawar
Note : dia mau menikah dengan saya tp juga dengan cozin nya itu , bahkan setelah ketahuan belang nya dia bilang : tolong jangan hiraukan kehiduoan pakistan yg terpenting saya meikah dan stay dengan mu di indo dan kita bahagia memiliki keluarga kecil nantinya dan planning nya dia akan ajak ortunya disini karena dia tidak suka kehidupan di pakistan yg kumuh maupun lampu sering mati disana ( ellectrical problem ) jadi lebih baek saya putuskan wali kadang sampe sekarang dia masih hubungi saya tp tidak saya hiraukan karena saya tau hub itu seperti bom waktu karena keluaga cozin nya itu sampai bermasalah dengan keluarga pihak ayahnya ... tapi saya tidak perduli karena saya bahagia dengan kehidupan saya di indo yg cinta damai ...
Kalau boleh informasi untuk yang pernah tinggal atau bekerja di Pakistan, iklim kerjanya bagaimana ya? apakah wanita juga mendapat perlakuan inferior?
assallamu'allaikum wr .wb .
saya farah !!
saya realtionship with pakistani boy .
sudah 5 bulan saya kenal dia do sosmedia
dia dari peswhar kami sering contact via video call and skype
tapi yang anehnya kata nya dia mencintai saya lebih dari dirinya sendiri.
dan ingin menikah dengan saya .
tapi setelah saya membaca kisah ini and mengetahui adat dand tradisi pakistan people ,hati saya jadi meragu.
secara saya anak yang manja and klau nanti saya marry with pakistani boy i am afraid someoday after he will killing me .
please give me answer for all my questions .
what should i do ?? thanks
Sama seperti saya... tapi banyak pihak saya yg melarang. Dan sebebnarnya saya kuga takut
Adik perempuan sy punya hub.dgn Pak Guys...kelakuannnya aneh, sering kirim photo "naked"...serem.
Sya sudah klik bergabung di grup di fb. Tlog di terima ya min.
Nama fb saya ira ☺
Aduh ngeri ni,,ternyta bnyak jg ya wanita indonesia yg tergila gila sma orang pakistan,,,
Saya berteman dengan beberapa orang pakistan.... jelas2 saya cerita sudah menikah dan punya 2 anak... eh dia nya bilang is ok... tapi ujung2nya bilang l love you.. parah kan...tapi ngak semuanya juga, ada beberapa yg sopan di jadikan teman utk tukar informasi dan budaya masing... but ladies yg emang pacaran ama org pakistan pintar2 lah jgn terbius ama tampang dan mulut manis. Bagaimana pun menjalin sebuah hubungan lebih enak dari negara sdr deh lbh gampang aja adaptasinya... semoga beruntung...
Saya berteman dengan beberapa orang pakistan.... jelas2 saya cerita sudah menikah dan punya 2 anak... eh dia nya bilang is ok... tapi ujung2nya bilang l love you.. parah kan...tapi ngak semuanya juga, ada beberapa yg sopan di jadikan teman utk tukar informasi dan budaya masing... but ladies yg emang pacaran ama org pakistan pintar2 lah jgn terbius ama tampang dan mulut manis. Bagaimana pun menjalin sebuah hubungan lebih enak dari negara sdr deh lbh gampang aja adaptasinya... semoga beruntung...
Saya juga salah satunya ��
Sy juga heran apakah rata2 smua pak guys selalu mnta dikirimin photo naked
Saya jadi ragu stelah baca artikel ini...kebetulan pacar saya jg dari pakistan dan dia berencana menikahi saya...tpi sekarang mikir2 dlu jadinya
Saya juga sedang dekat sama pria pakistan,kami kenal sdh hampir 3 bulan lewat fb tapi status kami tdk pacaran, hanya teman tapi berasa pacaran hahah, dia udh nyatakan cintanya ke saya tapi saya tidak mau menerimanya karna saya sdh punya tunangan di indonesia, tapi dia gak tau klo aku udah punya tunangan dia hanya tau klo aku cuma punya pacar yg tdk saya seriusi, kena tipu dehhh!!!! Honestly, I'm really fall in love with him but.... saya pernah trauma dengan pria india, dubay dan venezuela, menutut sya mereka tdk lebih hanya seorang penipu yg ingin mencari hiburan dan mempermainkan hati seseorang dan saya merasa kesal karna itu, itu sebabnya saya juga tidak ingin terlalu serius dgn si pakistan ini, takut sakit hati lagi, walau dia selalu mengatakan I will married with you, really, I'm swear allah and I'm not lie, tapi saya tidak ingin menganggap itu dgn serius takut sakit hati😂, intinya kita jangan terlalu mudah percaya sm orang, di tambah baca artikel ini waduuuhhh, mending saya nikah sama sebangsa sendiri lebih bebas, dan nyaman di banding harus tinggal di luar negri bersuami tampan tapi tiap hari makan hati, meski saya tahu tidak semua pria pakistan seperti itu tapi... saya tetap masih ragu
OMG ... Sy lagi ngalamin ini.
Sdh di bilang kalau sdh menikah ..Tapi tetep kekeuh said I love u, dan mulut manis lainnya.
Serem banget ini baca artikel ini.
Add gue dlm groupnya
Ya lah lelaki pakistan ganteng ganteng sih... haha
Aku pun termasuk. 3 tahun kami menjalani sebagai kekasih. Dan bulan ini dia mutusin aku. Karena dia nyerah sama keadaannya hmz
Add saya jga dlm group nya.
Kebnyakn orang pakistan gx bsa dipengang omongannya..mencla mencle mereka pinter bgt merayu jadi wajar cewek mana yg gx jatuh hati dengan org pakistan tapi smua hanya kebohongan smata mereka hanya memanfaatkan kita saya all is bulshit ..so guys wake up
Kebnyakn orang pakistan gx bsa dipengang omongannya..mencla mencle mereka pinter bgt merayu jadi wajar cewek mana yg gx jatuh hati dengan org pakistan tapi smua hanya kebohongan smata mereka hanya memanfaatkan kita saya all is bulshit ..so guys wake up
Apakah Anda mencari pinjaman pinjaman asli? Anda berada di tempat yang tepat untuk solusi pinjaman Anda di sini! Pemberi pinjaman pinjaman pribadi yang memberikan kesempatan hidup pinjaman. Apakah Anda memerlukan pinjaman konsolidasi atau hipotek? Tidak terlihat lagi karena kita di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda menjadi sesuatu dari masa lalu. Pinjaman kami kepada individu yang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis dengan tarif 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa kami memberikan bantuan dan penerima yang andal dan bersedia menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini via email di:
Silahkan hubungi kami melalui e-mail via patriciajames205@gmail.com. Jadi jika Anda ingin mendapatkan pinjaman dari perusahaan saya, Anda bisa menghubungi kami hari ini.
Terima kasih
Nyonya Patricia James
Ass.. Mbak aku juga lg ada kenalan dengan pria pakistan dari peshawar.. Aq juga jadi takut setelah tau informasi dari berbagai article.. Rata2 semua article about pakistan menyeramkan.. Wiiiuh jadi takut..
Mbak punya wa atau apa.. Aq ingin saling sharing..
i pun ada kawan pathan,tapi mmg kuat tipu wang perempuan
salam kenal sya juga bru dpet tman pakistan awalny via fb dan kmudian mnta no wa sya,,,habis itu kta sling chatt n video call awal ny sih baik2 aj tp lma2 chatt ny udh mulai nyleneh gtu...
untung ny sya cpet cri info d google jd bsa tau klau trnyta orang pakistan itu kyak gtu ya..hrus lbih hati2 n ngk mdah trpdya klau mau knalan sma org pakistan ya
Kalau mau nyari cwo pakistan ada baiknya ke daerah2 metropolitan seperti islamabad, rawal pindi, dan lahore. Dsna mereka sudah berfikir lebih modern. Saya punya teman org sana asal rawal pindi kita sudah 5 tahun lebih berteman, pemikirannya luas bgt katanya keluarga dia g terikat sama tradisi. Bahkan saudara perempuannya nikah ama org luar pakistan.
Saya sedang dgn org peshwar jg kira2 namanya siapa say? Mksi..
Maaf nih, suka heran dengan orang2 yg mau menjalin relationship dg orang yg hanya kenal lewat sosmed. Apalagi orang luar. Apa gak terlalu beresiko?
Saya ada dua kenalan yg pacaran via sosmed dg org pakistan dan india. Sampai 3 tahun malah. Ujung2nya putus dan mereka menikah dg orang indonesia juga. Pacar luarnya bilang sakit hati, sedih dsb.
Add saya juga dalam group yaa
Wah mungkin saya juga akan bernasib sama saya kenal dengan pria pakistan beberapa bulan ini'mau pergi tidak bsa mau tetap stay tapi makan hati
Berminat untuk informasi
Y Alloh semoga mendapat yang terbaik karena saat ini sedang dekat dengan orang pakistan punjab
Y Alloh semoga mendapat yang terbaik karena saat ini sedang dekat dengan orang pakistan punjab
Aku kak caranya giman
Saya juga skedar tmenan.. Habis org pakistan genteng" hehe
Tradisi PASHTUN
https://www.youtube.com/watch?v=CTplozko8mY
Betul banget, omongannya kaya yang udah bener-bener "husband to be" nya kita.
Aku baca komen-komen disini byk yg ceritanya mirip sama aku.
Mulai dari dideketin, digombalin sampai ke cerita married.
Aku yang aslinya tipikal cewek cuek dan dingin bisa dibikin melting sama gombalan level dewanya.
Awal relationship memang semuanya indah banget, komunikasi bagus, chat dan vc bisa berjam2 hanya untuk saling pandang-pandangan.
Sampai suatu ketika dia tiba-tiba berubah dan minta aku untuk leave.
Hanya dengan alasan lelah dg situasi dan kondisinya, dan dia bilang aku bikin dia stressed out. Trus akhirnya WA aku di block. Hah?
Dalam hati "Gue bagian mananya yg bikin lo stres? Perasaan kita selama ini komunikasi baik-baik aja ga ada masalah"
Aku yang waktu itu terlanjur sayang ya bagai disambar petir disiang bolong dong. Kaget, shock, kecewa, sedih, marah, semuanya campur aduk.
Ga terima diputus secara sepihak dan tanpa alasan jelas, aku mikirin berbagai cara gimana bisa hubungin dia lg berhubung dia udah blokir WA yg selama ini kita pake buat komunikasi.
Dengan dibantu temennya akhirnya aku bisa hubungi dia lg.
Singkat cerita, aku desak terus untuk kasih alasan yang logis. To be honest, kalau alasannya logis aku pasti mundur teratur kok, siapa juga yg mau nerusin hubungan kalau cinta cuma dr satu pihak, yg ada tekanan batin.
Dia yg awalnya beralasan, "i love you, but i have no time for love now" (padahal kalau bener cinta harusnya ga ada alasan untuk nyerah, dan wanita kalau udah cinta diminta nunggu asal jelas pasti mau kok, ya kan?)
Akhirnya dia bilang kalau keluarganya sdh arranged married buat dia (padahal sebelum dia blokir aku, aku udh nanyain perihal ini, tp dia blg bkn ini penyebabnya kita putus).
So, what can i say kalau udh itu alasannya. Aku udh gabisa apa-apa.
Aku berusaha ikhlas walau sebetulnya luka dan kecewanya itu ga kebayang, karena aku setiap menjalani hubungan selalu pakai hati, ga pernah main-main.
Akhirnya aku ucapin selamat untuk dia dg hati yg berdarah-darah, dan aku minta dia kirimin foto pernikahan saat harinya tiba nanti agar aku percaya bahwa itu bukan sekedar alasan utk putus.
Disaat itu juga, dia kirim foto pernikahannya dan ngaku kalau dia udah married dr bulan lalu.
Kalau tadi berasa disambar petir, skrg berasa disambar gledek (btw bedanya apa ya, LOL).
How come, someone that you know he is single turn to be near to married man and turn to be already married man in the same day. GILA kan?
Dalam hati, "jadi selama ini gw pacaran sama suami orang? OMG, mimpi apa gw semalam?!! Ingin rasanya ku memaki".
Aku maki dia (on text tp ya, via WA), aku bilang ke dia "you are crazy. your life is so drama. you cheat on your wife, even when your marriage was only one month. you are sick."
Yah, kira2 begitulah akhir dari kisah cinta yg semanis madu tp ternyata penuh kebohongan.
Walau akhirnya dia terus minta maaf dan aku udah maafin dia, aku masih yakin bahwa msh ada bbrp kebohongan yg belim dia akui ke aku.
Tapi yasudahlah, let it go. If someone leaves you, they dont deserved your love.
Walau awalnya berat to let it go, tp percayalah dan bersyukur kepada Tuhan karena sudah menunjukkan aslinya sebelum kita melangkah ke arah lebih jauh.
Saran aku, jgn gampang termakan rayuan, gombalan dan visual mereka yang rupawan.
Sebelum memutuskan jatuh cinta, pelajari dulu orangnya, pastikan hubungan kalian bukan sekedar having fun, kalau serius pelajari jg keluarganya, apakah keluarganya termasuk keluarga open minded atau yang masih kental dg adat budayanya.
Setelah itu, baru kalian bisa memutuskan siap melangkah lebih jauh atau mungkin lebih memilih mundur dengan teratur.
Sekian dan semoga bermanfaat :)
Terima kasih banyak infonya, saat ini saya sedang berhubungan dekat dengan pakiman, untuk belum terlanjur jauh jatuh hatinya, sekarang jadi mikir panjang buat lanjut.
Saya keturunan pakistan ayah saya org pakistan dan ibu saya jawa tapi alhamdulillah tradisi itu sudah dihapuskan dgn keluarga kami ketika sudah tinggal di indonesia.
Kalau komen disini . ..Amankah? ??
I'm wait your answer. . For all friends!!
Aku juga punya kenalan cowok Pakistan dari Gilgit.. Kenal dari facebook.. Kayaknya orangnya baik,pintar & lumayang ganteng.Doi masih single.. Kuliah S2 dan udah kerja.. Itung-itung nambah pengalaman & belajar bahasa Inggris.. Kita berdua sih commitment bakal jalin persahabatan sampe kita berdua gak ada di dunia ini hehehe.. Aku sih udah menikah,jujur deh.. Ya itu tadi,just best friend and we have fun with this long distance relationship.. Jaani.. Doi selalu panggil aku dengan sebutan itu.. Kalo dalam bahasa Urdu artinya sayang.. Walaupun akhirnya gimana-gimana,apapun yang terjadi nanti,yang penting doi tetap ada di hatiku selamanya.. Mudah-mudahan suatu saat nanti kisah ini berakhir dengan indah..
hmm...saya nemu blog ini...saya sedang dekat dengan Pakistani,tidak sengaja,karena ingin belajar bahasa inggris saja..dia dari karachi..duda 3 anak..kami berteman,dia menyebutnya saya sahabat baiknya..dia orang yang berpendidikan,pekerja keras karena bisnisnya beberapa kali collaps tapi dia berhasil bangkit lagi,dan berasal dari keluarga yang modern..dia tidak pernah menjanjikan apapun,dia hanya berharap suatu saat bisa berjodoh dengan saya..dia juga tidak gampang bilang "i love u"..'would you marry me"..dia cerita kalau dulu di usia 22 tahun di jodohkan oleh neneknya..kemudian bercerai di usia 33 tahun..sejauh ini hubungan pertemanan kami masih baik,semoga selalu baik..senang bisa berbagi pengalaman disini..semoga bermanfaat..
Post a Comment